Dialog Iblis vs Rasulullah SAW
Allah SWT telah memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis supaya dia menghadap Rasulullah saw untuk memberitahu segala rahasianya, baik yang disukai maupun yang dibencinya. Hikmatnya ialah untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad SAW dan juga sebagai peringatan dan perisai kepada umat manusia.
Maka Malaikat itu pun berjumpa Iblis dan berkata, “Hai Iblis! Bahwa Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar memberi perintah untuk menghadap Rasullullah saw. Hendaklah engkau buka segala rahasiamu dan apapun yang ditanya Rasulullah hendaklah engkau jawab dengan sebenar-benarnya. Jikalau engkau berdusta walau satu perkataan pun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu, serta disiksa dengan azab yang amat keras.”
Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan. Maka segeralah dia menghadap Rasulullah SAW dengan menyamar sebagai seorang tua yang buta sebelah matanya dan berjanggut putih 10 helai, panjangnya seperti ekor lembu.
Iblis pun memberi salam, sehingga 3 kali tidak juga dijawab oleh Rasulullah saw. Maka sambut Iblis (alaihi laknat), “Ya Rasulullah! Mengapa engkau tidak mejawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?”
Maka jawab Nabi dengan marah, “Hai Aduwullah seteru Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Janganlah mencoba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam a.s sehingga keluar dari syurga, Habil mati teraniaya dibunuh Qabil dengan sebab hasutanmu, Nabi Ayub engkau tiup dengan asap beracun ketika dia sedang sujud sembahyang hingga dia sengsara beberapa lama, kisah Nabi Daud dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Anbiya dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu.
Hai Iblis! Sebenarnya salam itu sangat mulia di sisi Allah azza wajalla, cuma salammu saja aku tidak hendak menjawabnya karena diharamkan Allah. Maka aku kenal baik-baik engkaulah Iblis, raja segala iblis, syaitan dan jin yang menyamar diri. Apa kehendakmu datang menemuiku?”
Taklimat Iblis, “Ya Nabi Allah! Janganlah engkau marah. Karena engkau adalah Khatamul Anbiya maka dapat mengenaliku. Kedatanganku adalah diperintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam hingga akhir zaman. Ya Nabi Allah! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, tiadalah aku berani menyembunyikannya.”
Maka Iblis pun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata, “Ya Rasulullah! Sekiranya aku berdusta barang sepatah pun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu.” Apabila mendengar sumpah Iblis itu, Nabi pun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah satu peluangku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar oleh sekalian sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai kepada seluruh umatku.
Pertanyaan Nabi (1):
“Hai Iblis! Siapakah sebesar-besar musuhmu dan bagaimana aku terhadapmu?”
Jawab Iblis:
“Ya Nabi Allah! Engkaulah musuhku yang paling besar di antara segala musuhku di muka bumi ini.”
Maka Nabi pun memandang muka Iblis, dan Iblis pun menggeletar karena ketakutan. Sambung Iblis, “Ya Khatamul Anbiya! Ada pun aku dapat merubah diriku seperti sekalian manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suara pun tidak berbeda, kecuali dirimu saja yang tidak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah.
Kiranya aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu. Aku cabut iktikad / niat anak Adam supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam, begitu jugalah aku berusaha menarik mereka kepada kafir, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan benar menuju jalan yang sesat supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersamaku.”
Pertanyaan Nabi (2):
“Hai Iblis! Bagaimana perbuatanmu kepada makhluk Allah?”
Jawab Iblis:
“Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, terbuai dengan makan minum, berbuat durhaka, aku lalaikan dengan harta benda daripada emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan haram.
Demikian juga ketika pesta yang bercampur antara lelaki dan perempuan. Disana aku lepaskan sebesar-besar godaan supaya hilang peraturan dan minum arak. Apabila terminum arak itu maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga kepada pekerjaan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.
Apabila mereka teringat akan salah mereka lalu hendak bertaubat atau berbuat amal ibadat, aku akan rayu mereka supaya mereka menangguhkannya. Bertambah keras aku goda supaya menambahkan maksiat dan mengambil isteri orang. Bila kena goda hatinya, datanglah rasa ria, takabur, megah, sombong dan melengahkan amalnya. Bila pada lidahnya, mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka setiap saat.”
Pertanyaan Nabi (3):
“Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambahkan laknat yang besar serta siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?”
Jawab Iblis:
“Semuanya itu adalah anugerah daripada Allah Yang Maha Besar juga. Tetapi hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau lebih tahu bahwa Diriku telah beribu-ribu tahun menjadi ketua seluruh Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke satu langit yang tinggi. Kemudian Aku tinggal di dunia ini beribadat bersama sekalian Malaikat beberapa waktu lamanya.
Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka akupun membantah. Lalu Allah menciptakan lelaki (Nabi Adam) lalu dititahkan seluruh Malaikat memberi hormat kepada lelaki itu, kecuali aku yang ingkar. Oleh karena itu Allah murka kepadaku dan wajahku yang tampan rupawan dan bercahaya itu bertukar menjadi keji dan kelam. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan dikurniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka.
Akhirnya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah Khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia. Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itu pun aku masih tidak puas hati dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga Hari Kiamat.
Sebelum Engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia serta tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadat serta balasan pahala dan syurga mereka. Kemudian aku turun ke dunia, dan memberitahu manusia yang lain aripada apa yang sebenarnya aku dapatkan, dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bid’ah dan carut-marut.
Tetapi ketika engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak dibenarkan oleh Allah untuk naik ke langit serta mencuri rahasia, kerana banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika aku berkeras juga hendak naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tenteraku yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu. Maka besarlah kesusahanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut.”
Pertanyaan Nabi (4):
“Hai Iblis! Apakah yang pertama engkau tipu dari manusia?”
Jawab Iblis:
“Pertama sekali aku palingkan iktikad / niatnya, imannya kepada kafir juga ada dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, aku akan tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikut kemauan jalanku”
Pertanyaan Nabi (5):
“Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, bagaimana keadaanmu?”
Jawab Iblis:
“Sebesar-besarnya kesusahanku. Gementarlah badanku dan lemah tulang sendiku. Maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda seorang manusia, pada setiap anggota badannya.
Setengah-setengahnya datang pada setiap anggota badannya supaya malas sholat, was-was, terlupa bilangan rakaatnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang ditinggalkannya, sentiasa hendak cepat habis sholatnya, hilang khusyuknya – matanya sentiasa menjeling ke kiri kanan, telinganya senantiasa mendengar orang bercakap serta bunyi-bunyi yang lain. Setengah Iblis duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya dia tidak kuasa sujud berlama-lama, penat atau duduk tahiyat dan dalam hatinya senantiasa hendak cepat habis sholatnya, itu semua membawa kepada kurangnya pahala. Jika para Iblis itu tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan seberat-berat hukuman.”
Pertanyaan Nabi (6):
“Jika umatku membaca Al-Quran karena Allah, bagaimana perasaanmu?”
Jawab Iblis:
“Jika mereka membaca Al-Quran karena Allah, maka rasa terbakarlah tubuhku, putus-putus segala uratku lalu aku lari daripadanya.”
Pertanyaan Nabi (7):
“Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu?”
Jawab Iblis:
“Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya.”
Pertanyaan Nabi (8):
“Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu?”
Jawab Iblis:
“Ya Rasulullah! Inilah bencana yang paling besar bahayanya kepadaku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy dan Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu dan digantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatatkan dosanya selama dia berpuasa. Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam mendoakan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemuliaan orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya, serta dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan garangnya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki dan tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam. Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasa.”
Pertanyaan Nabi (9):
“Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu?”
Jawab Iblis:
“Seluruh sahabatmu juga adalah sebesar – besar seteruku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satu tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata: “Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk.”
Saidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a’zam. Bahkan engkau sendiri telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Tambahan pula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Saiyidatina Aisyah yang juga banyak menghafadz Hadits-haditsmu.
Saidina Umar Al-Khattab pula tidaklah berani aku pandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah segala tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena imannya sangat kuat apalagi engkau telah mengatakan, “Jikalau adanya Nabi sesudah aku maka Umar boleh menggantikan aku”, karena dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir dan Islam hingga digelar ‘Al-Faruq’.
Saidina Usman Al-Affan lagi, aku tidak bisa bertemu, karena lidahnya senantiasa bergerak membaca Al-Quran. Dia penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak dua kali. Karena taatnya, banyak Malaikat datang melawat dan memberi hormat kepadanya karena Malaikat itu sangat malu kepadanya hingga engkau mengatakan, “Barang siapa menulis Bismillahir rahmanir rahim pada kitab atau kertas-kertas dengan dakwat merah, nescaya mendapat pahala seperti pahala Usman mati syahid.”
Saidina Ali Abi Talib pun itu aku sangat takut karena hebatnya dan gagahnya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orangnya. Jika iblis, syaitan dan jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena dia sangat kuat beribadat serta beliau adalah golongan orang pertama memeluk agama Islam dan tidak pernah menundukkan kepalanya kepada sebarang berhala. Bergelar ‘Ali Karamullahu Wajhahu’ – dimuliakan Allah akan wajahnya dan juga ‘Harimau Allah’ dan engkau sendiri berkata, “Akulah negeri segala ilmu dan Ali itu pintunya.” Tambahan pula dia menjadi menantumu, semakin aku ngeri kepadanya.”
Pertanyaan Nabi (10):
“Bagaimana tipu daya engkau kepada umatku?
Jawab Iblis:
“Umatmu itu ada tiga macam. Yang pertama seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah serta meninggalkan laranganNya seperti kata Jibril a.s, “Ulama itu adalah pelita dunia dan pelita akhirat.” Yang kedua umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal soleh, tawakal dan kebajikan. Yang ketiga umatmu seperti Firaun; terlampau tamak dengan harta dunia serta dihilangkan amal akhirat. Maka akupun bersukacita lalu masuk ke dalam badannya, aku putarkan hatinya ke lautan durhaka dan aku hela ke mana saja mengikuti kehendakku. Jadi dia senantiasa bimbang kepada dunia dan tidak hendak menuntut ilmu, tiada masa beramal ibadat, tidak hendak mengeluarkan zakat, miskin hendak beribadat.
Lalu aku goda agar minta kaya dulu, dan apabila diizinkan Allah dia menjadi kaya, maka dilupakan beramal, tidak berzakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligainya. Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar dan tamak, dia senantiasa bimbang akan hartanya dan setengahnya asyik hendak merebut dunia harta, bercakap besar sesama Islam, benci dan menghina kepada yang miskin, membelanjakan hartanya untuk jalan maksiat, tempat judi dan perempuan lacur.”
Pertanyaan Nabi (11):
“Siapa yang serupa dengan engkau?”
Jawab Iblis:
“Orang yang meringankan syariatmu dan membenci orang belajar agama Islam.”
Pertanyaan Nabi (12):
“Siapa yang mencahayakan muka engkau?”
Jawab Iblis:
“Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu, pemungkir janji.”
Pertanyaan Nabi (13):
“Apakah rahasia engkau kepada umatku?”
Jawab Iblis:
“Jika seorang Islam pergi buang air besar serta tidak membaca doa pelindung syaitan, maka aku gosok-gosokkan najisnya sendiri ke badannya tanpa dia sadari.”
Pertanyaan Nabi (14):
“Jika umatku bersatu dengan isterinya, bagaimana hal engkau?”
Jawab Iblis:
“Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isterinya serta membaca doa pelindung syaitan, maka larilah aku dari mereka. Jika tidak, aku akan bersetubuh dahulu dengan isterinya, dan bercampurlah benihku dengan benih isterinya. Jika menjadi anak maka anak itu akan gemar kepada pekerjaan maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu bapaknya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku yang dahulu makan daripadanya. Walaupun mereka makan, tiadalah merasa kenyang.”
Pertanyaan Nabi (15):
“Dengan jalan apa dapat menolak tipu daya engkau?”
Jawab Iblis:
“Jika dia berbuat dosa, maka dia kembali bertaubat kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatannya. Apabila marah segeralah mengambil air wudhu’, maka padamlah marahnya.”
Pertanyaan Nabi (16):
“Siapakah orang yang paling engkau lebih sukai?”
Jawab Iblis:
Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu.”
Pertanyaan Nabi (17):
“Hai Iblis! Siapakah saudara engkau?”
Jawab Iblis:
“Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang matanya terbuka (mendusin) di waktu subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu aku lenakan dia hingga terbit fajar. Demikian jua pada waktu zuhur, asar, maghrib dan isya’, aku beratkan hatinya untuk sholat.”
Pertanyaan Nabi (18):
“Apakah jalan yang membinasakan diri engkau?”
Jawab Iblis:
“Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Quran dan sholat tengah malam.”
Pertanyaan Nabi (19):
“Hai Iblis! Apakah yang memecahkan mata engkau?”
Jawab Iblis:
“Orang yang duduk di dalam masjid serta beriktikaf di dalamnya”
Pertanyaan Nabi (20):
“Apa lagi yang memecahkan mata engkau?”
Jawab Iblis:
“Orang yang taat kepada kedua ibu bapanya, mendengar kata mereka, membantu makan pakaian mereka selama mereka hidup, karena engkau telah bersabda, ‘Syurga itu di bawah tapak kaki ibu’”



This post has 43 comments
May 9th, 2008
SUBHANALLAH
January 9th, 2010
ALLAHU AKBAR…..
July 4th, 2008
SUBHANALLAH,sungguh mulia nabiku itu.Beliau terus berusaha membwa umat-NYA dan menjaga umat-NYA agar tetap berada di jalan ALLAH SWT.Tapi,mengapa manusia di zaman sekarang ini sudah sangat jauh meninggalkan ALLAH Mereka yang terlalu sibuk dengan dunianya tanpa berfikir apa yang terjadi kelak di akherat nanti.Bencana dimamna – mana tapi belum juga menyadarkan hati dan fikiran kebanyakan orang.Terutama remaja yang menurut saya semakin bebas saja tingkah laku mereka.Malahan dunia ini juga sudah serba terbalik.Hubungan tanpa status nikah terus meraja rela,semakin senang meneguk minuman haram,otak dan fikiran mereka sudah ter pengaruhi oleh syaitan.Tapi,saya berharap mereka akan segera sadar dan kembali keda jalan yang di ridhoi oleh ALLAH SWT
May 22nd, 2010
Amin!
Awak jg brhrp sprti tu!
February 13th, 2009
top abis pak iyan artikel antum.. posting lagi dong yang laen. Jadi ada pencerahan.
February 17th, 2009
Tanks…very good article…please sent anymore…
February 20th, 2009
KEREN ABIEEEEEEEEEEEEEEEEEZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZ!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
February 23rd, 2009
subhanallah artikelnya bisa buat renungan buat antum semua
March 12th, 2009
Allahuakbar, yang menguasai langit, bumi dan seluruh isinya, sayang pada ummat muhammad begitu besar, namun masih banyak yang belum mengetahuinya….
March 12th, 2009
ternyata memang setan sudah ada di saya. doakan biar saya bisa bikin dia pergi jauh2
btw makasih infonya pak ian.
March 25th, 2009
allahuakbar,Subhanaallah begitu besar kuasamu ya allah…….. sehingga engkau ciptakan setan,iblis dan sejenisnya untuk masuk kdlm diri ini…… smoga smakin banyak orag yang sadar ats kesalahan yg mereka perbuat ( @m!en )
March 25th, 2009
subhanallah….
allah maha besar segala puji bagi allah….
engkau tlah tunjukan yang baik dan yang buruk,tlah kau perlihatkan dan pertunjukan segala sesuatu di dunia nie…
maka bersyukurlah bagi mereka yang tlah bertaubat kembali kejalan allah…
March 25th, 2009
subhanallah….
allah maha besar segala puji bagi allah….
engkau tlah tunjukan yang baik dan yang buruk,tlah kau perlihatkan dan pertunjukan segala sesuatu di dunia nie…
maka bersyukurlah bagi mereka yang tlah bertaubat kembali kejalan allah…
April 9th, 2009
jika ummat embaca artikel ini maka dia akan sadar akan segala dosa yg telah diperbuatnya, ternyata apa yg tlh diperbuatnya adalah hal yang disukai oleh iblis
May 4th, 2009
hanya karena sifat sombong iblis yang memimpin para malaikat bisa menjadi mahluk paling hina, apalagi jika kita yang punya sifat sombong……..wduh jadi mahluk kyk apa kita? Belajarlah dari kesalahan iblis !!!
August 29th, 2009
Pelajaran yang kayak gini yang kita butuhkan….. karena bagaimana iblis terhadap islam itu sendiri belum diketahui oleh banyak kaum muslimin….
ALHAMDULILLAH PELAJARAN INI TELAH TERSEDIA..
sebenarnya saya lebih ingin mengetahui tentang siapa iblis itu sebenarnya…….
Terima Kasih atas infonya ini..
October 20th, 2009
Sama sekali gak percaya sama kisah ini. Ini hadits dari mana. Pokoknya gak percaya karena secara akal gw, gak bisa diterima dan tidak masuk akal. Kalau menggunakan hati pun tidak masuk hati. Maha Besar Allah. Maha Suci Allah. Rasulullah sangat Suci dan tidak mungkin berdialog seperti ini.
Mohon, walaupun ini (menurut) pengisah cerita ini dari Hadits, maka jangan langsung percaya. Niscaya banyak hadits yg walaupun dari Bukhari Muslim belum tentu shahih 100%. Begitu beliau nyatakan didalam pembukaan bukunya ynag sangat berjilid2 tersebut. Diapun masih ragu atas keshahihan hadits2nya. Artinya, menurut beliau shahih bersyarat.
Pokoknya gak masuk di akal gw sebagai manusia. Udah gitu judulnya seenaknya aja Iblis ditulis duluan dan ditulis vs Rasulullah. Emangnya Rasulullah disuruh memerangi Iblis? Tidak sama sekali. Rasulullah bukan tentara Allah utk memerangi Iblis, melainkan untuk mengingatkan manusia.
October 20th, 2009
Hallo Rizzo,
Pertama saya tanggapi masalah tidak percaya. Siapa saja silakan tidak percaya sama hadits ini, bahkan sama Islam sendiri kalau mau silakan tidak percaya.
Namun kita harus arif/bijak bahwa banyak hal yang tidak mampu kita cerna dengan ilmu yang kita miliki sehingga terlihat tidak masuk akal. Untuk itu kita “diwajibkan” menuntut ilmu (agama) agar kita tidak tersesat atau salah dalam memahami sesuatu. Sehingga tidak akan muncul kata “pokoknya tidak percaya” yang tidak beralasan/tidak berilmu.
Kalau sekiranya menurut anda cerita ini tidak benar, silakan “sanggah” dengan ilmu dan alasan yang benar pula.
Kisah ini diriwayatkan Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas.
Soal judul dengan kata “vs”, kami terjemahkan dengan dialog antara Rasulullah SAW dengan Iblis dan ini tidak “seenaknya” karena secara umum bahasa ini bisa dimengerti dengan baik secara umum saat ini.
November 17th, 2009
@Rizzo
jalan pikiran lu pendek bro . berarti lu gak baca sepenuh nya . sebagai umat muslim jelas” isi nya membuat sadar, gue aja yang tadi nya gak tau jadi tau . kalau misalnya ini gak tertulis di hadis-pun, sebagai ISLAM setelah tau / membaca ini hati gue jadi gentar kok .
November 18th, 2009
inilah indonesia.. org mw b’pndapat aph, bebas donk..
rizzo, saya sepaham dgn.mu. kalau hadits dhaif, sudah jelas-jelas itu menyesatkan. kalau ayat al-qur’an, barulah tidak bisa dipungkiri lagi kebenarannya.
pada masa kepemimpinan bani umayah, banyak hadits2 yang dipalsukan.
salam.
November 25th, 2009
Masyaallah… Orang tinggal mbaca cerita bagus kayak gini aja ribut, protest segala… Kalo nggak diceritain, juga ribut..
Lha, ya mending terima ajah.. Khan nambah pengetahuan… Kalo nggak mau, yah lewatin ajah…
Gitu ajah kok reprooot.
Rizzo, rizzoo… Mukalu kayak rinso..
December 24th, 2009
Allahhuakbar,Subhanallah sungguh aku sangat bersyukur padamu ya Allah Dzat yang maha segalanya karena engkau telah mengirimkan seorang (Muhammad) yang menjadi pelita dunia ini beserta isinya. Hamba sangat bersyukur karena telah menjadi umatnya dan hambamu, semoga aku menjadi hamba yang mulia di sisimu ya Allah Dzat yang maha segalanya tiada Tuhan selain Engkau yaaa Allah.
February 19th, 2010
keren……………………….!!!!!!!!!!!!
February 28th, 2010
wow….subhanallah. this is amazing, alhamdulillah.
syukron ya akhiy
March 26th, 2010
subhanallah ternya iblis jujur ya!
March 26th, 2010
He he jujur karena dibawah tekanan malaikat dan ancaman langsung dieksekusi saat itu juga.
April 23rd, 2010
thanks ya bang Yanurmal…postnya bagus
btw…buat “Rizzo” sama “Utusan keadilan”
ckckck….jangan bikin malu dunk kk
April 24th, 2010
maaf ya yanurmal….
saat in saya berusia 20 tahun baru aku mengetahui cerita in !!
oya aku setujuh dengan justlooking around,,,n utusan keadilan…..
itu cerita tercantum enngak di al quran,,, kalau pun ada surat ap dan ayat berapa……… ?? kalau pun ada aku kn percaya cerita in,, tp klo gak ad itu bs di sebut cerita,, atau pun dongeng…semasa
April 24th, 2010
Seperti saya sebutkan diatas, ini adalah hadits yang diriwayatkan oleh Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas. Fyi, gak bakal ada cerita ini dalam al quran ataupun kisah lain yang redaksinya dan cara penyampainnya seperti ini.
Seperti saya katakan diatas, siapa saja bebas mau percaya atau tidak. Mau anda anggap dongeng atau apalah, itu terserah anda.
Saya sarankan, banyaklah membaca dan belajar ilmu agama. Jauhi sikap “pokonya tidak percaya” karena itu akan menutup pintu masuknya ilmu.
June 1st, 2010
ya aq percaya, cz aq pernah jg denger ceramahnya.
>>
June 15th, 2010
alhamdulillah
thanks ya! syukron katsir.!
minta izin artikelnya saya share dulu. . .
wassalam. . .
June 15th, 2010
alhamdulillah
aq juga pernah denger tapi ga selengkap ini
thanks ya! syukron katsir.!
minta izin artikelnya saya share dulu. . .
wassalam. . .
June 20th, 2010
ass
thx ya buat Yanurmal
sekalipun hadist ini dikatakan benar ato tidaknya…bukan menjadi masalah…..
yg kita lihat adalah isinya ketika syaitan mencoba menggoda manusia….semuanya nyata bagiku…krn itu semua yg terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari
untuk saudara ku yg blm percaya semoga dibukakan pintu hatinya ……
wassalam….
July 12th, 2010
assalammuilaikum wr. wb. sungguh besar kuasamu ya allah…allah hu akhbaar…kau ..tidak engkau citakan jin dan manusia…melainkan hanya,,tuk bersujud kepadamu..kalamulallah ..sungguh maha bhenar….kau tlah sampai kan kitab suci seluruh umat manusia kepada..rosulallah,,muhammad.s..a..w..tuk kembali kejalan yang benar…hanya mnusiayg mendustai agamamulah ia akan sesat… i` love..you…allah..tiada tuhan selain allah…i `love`you..muhammad,s .a..w kau rosuolallah..bahwa egkaulah utusan allah..dan tak luput ku curahkn salawat serta salam kucurah kan kpada mu…kau adalah suri teladan kami yng mengembalikan seluruh umat manusia menujuju …jalan terang mu…dan d`oa kn seluruh umat mu agar..kembali ke jalan yang benar,,,bukan jalan yg murkai…
July 23rd, 2010
Iam really love Prophet Muhammad and alhamduillah i am muslim and when i was born,Prophet Muhammad is Al Amin ( Trustworthy )He is a messanger of Allah and he taught us only worship one god is Allah. He is prophet for the world not other prophet for one nation like Prophet Musa, Yahya, Zakariya, Isa ( Jesus ). Peace be upon him.ALLAHU AKBAR.
July 29th, 2010
syetan la’atullah….semoga kita terhindar dari godaannya
July 31st, 2010
alhamdullilah saya jadi tau apa yang harus saya lakukan
August 3rd, 2010
kisah ini pernah saya baca di sebuah buku (tapi saya lupa judul bukunya, kalau ga salah Ihya Ulumuddin).
jadi bagi yang tidak percaya….itu HAK ANDA.
August 10th, 2010
subhanaullah,,,
ue jd tau pa yg msti ue lakuin skrng….
August 14th, 2010
allah akbar baru tau aq
subekhanaullah
August 21st, 2010
Aslm, Walupn mngkin Dhaif tp minimal bisa membuka hati n pikirn kita bahwa Iblis tdk akan berhnti menggoda sbelum kiamat tiba. Mksh ceritanya, Walau sy msh kurang yakin ke shahihannya. Smg di cerita yg lain bisa diikutkn dengan hadist yg shahih. Wslm..
August 27th, 2010
subhanallah . . . . . .
September 2nd, 2010
Astagfirulohaladzim, audzubilahiminasaitonirozim
Subhanallohwalhamdulilahwalaillahailloh Alohuakbar
Lahaolawalaquwataillabilahiladzim
Terimakasih untuk artikelnya,mudah2an saya dapat mengaambil ibroh & hikmahnya